Jalan ke Cafe Sadjati, Susu Jahenya Ngangenin

Daftar Isi [Tampil]
    Sepertinya kalau tulisan pertama di bulan Agustus kali ini tentang jalan-jalan, asyik juga ya. Setelah sempat vakum setelah acara sakral di bulan Juli kemarin, aku sebenarnya punya banyak tabungan postingan. Cuma ternyata, memang butuh perjuangan ekstra agar yang tadinya tabungan itu, bisa tayang.

    Sebelumnya, aku juga sudah pernah menulis tentang tempat ini. Cek langsung aja ya di Menyingkir Sejenak ke Kafe Sajdati. Tulisan itu adalah bagian pertama, alias perkenalan. Nah, saatnya menjelajah bagian kedua. 

    Kembali, tapi Tak Bersama

    Judul sub-babnya enggak banget ya, hehe. Tapi niatnya enggak seperti itu sih. Hanya mengatakan kalau kedatangan kali ini, berbeda. Tidak lagi bersama kawan-kawan satu tempat kerja, tapi bersama seseorang yang istimewa, cieeee

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Oke, jalan-jalan kali ini kembali menyambangi salah satu cafe di sedikit pelosok kecamatan Wanareja, Cilacap. Iya, ini adalah kedatangan keduaku kesini. Tapi jelas ada yang berbeda. Tidak hanya ‘dengan siapa’, tapi ternyata tampilan cafe yang sudah jauh lebih wah.
     

    Bagian depan Sadjati, jauh lebih wah dibanding terakhir kali aku datang kesini. Jelas dong. Makin lengkap fasilitasnya. Yang jelas, tanaman yang ada makin banyak dan makin rimbun. Setelah order dan bayar di depan, ini saatnya turun ke bawah. Iya, karena posisi cafe-nya memang agak turun dari jalan. Here we go

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Waktu pertama kesini, areanya belum terlalu luas. Tapi saat kedua kalinya berada di atas tangga seperti ini, Cuma bisa bilang ‘wow’ makin luas aja nih ke bawah. Selang setahun sejak terakhir kesini, ya wajar dong kalau sudah banyak yang berubah. Masalahnya, takut makin betah ini, hehe

    Fasilitas di Cafe Sadjati versi NEW

    Nah, saatnya menjejak fasilitas apa aja sih yang ada di sini. Dulu, awal datang areanya masih terbatas di depan. Dengan beberapa meja di bagian atap, dan juga beberapa meja lain di tingkat bawahnya. Nah area lebih luas belum ada yang bisa digunakan untuk tamu yang lebih banyak.

    Area Luas untuk Tamu Lebih Banyak

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Ada tiga tempat yang cukup luas dan bisa digunakan untuk tamu yang lebih banyak. Misalnya untuk rapat organisasi atau instansi. Ada yang mejanya bisa digabungkan menjadi meja panjang, dengan view yang lebih alam karena tidak ada dinding. Tapi ada juga yang terdiri dari beberapa set meja kursi dalam satu tempat berdinding bata merah. Tinggal pilih saja, mana yang lebih sesuai, baik jumlah kursi maupun pemandangan yang ingin dinikmati.
     

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Selain kedua tempat tadi, ada satu tempat lain yang cukup luas juga. Nah tempat ini, kalau menurutku lebih asyik lagi. Berasa lebih privat, gitu. Dengan hiasan kain-kain di sekitarnya. Memang cocoknya buat keluarga sih. Tapi buat rapat juga masih okepunya kok.

    Area Private untuk Menginap

    Bangunan berikutnya, sebenarnya sama seperti bangunan yang pernah aku bahas di artikel lamaku tentang cafe ini. Yang berbeda, karena saat ini bangunannya ini tidak hanya satu saja, melainkan ada dua.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Nah, buat kamu yang ingin menginap, bisa nih sewa bangunan ini. Bentuknya segitiga dengan dinding kayu. Ala-ala rumah yang lagi ngetrend sekarang sih. Pernah ngobrol sama pengelolanya sih, fasilitas di dalam sudah lengkap. Ada sofa, dapur dan kamar mandi. Nah kalua yang satunya, malah ada lantai duanya juga tuh.
     

    Dulu, biaya sewa-nya 800k untuk satu malam. Kali ini, aku enggak tanya-tanya lagi sih. Kemungkinan ya tidak jauh berbeda. Atau misal ada perubahan, tentu sebanding dong dengan fasilitas yang ditawarkan oleh cafe ini.

    Area Camping

    Kalau yang satu ini, area baru yang sangat menarik perhatianku saat datang. Ternyata, selain bisa duduk bersantai menikmati makanan dan minuman, tentu saja kopi, disediakan juga area camping.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Camping ground ini terletak di bawah area luas untuk pertemuan. Dengan tanah bertingkat yang sudah datar dan dipenuhi rumput. Selain itu, di sekitarnya juga sudah ada beberapa kursi untuk duduk. Bisa banget nih untuk bersantai.
     
    Meski namanya camping ground, tapi saat datang kesini, aku tidak melihat adanya tenda atau semacamnya. Entah memang belum dipasang. Atau memang hanya dipasang jika diminta oleh pengunjung. Yang jelas, sepertinya aku harus menanyakan hal itu lagi deh pada pengelolanya.

    Area Private with Ayank

    Kalau pengen berduaan tanpa terganggu oleh lalu lalang orang, bisa nih pilih yang satu ini.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Segitiga dari kayu yang aman dari hujan dan panas. Areanya yang lebih nyampil dan private, memang cocok banget buat yang mau ngobrol santai, tanpa gangguan orang lain. Nah bisa nih buat pilihan saat bersantai sejenak juga.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Bagi yang tidak suka area tertutup, bisa juga bersantai ngobrol di area private yang lebih terbuka. Ini di tengah taman ya dan di dekat tangga juga ada. Jadi enak banget dari mana-mana dekat.

    Kebun Hidroponik yang Makin Lengkap

    Salah satu ciri khas cafe Sadjati ini adalah adanya kebun hidroponik.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Jadi, di sebelah kanan dan kiri dari tangga turun (masih di atas), kita akan disajikan deretan tanaman hidroponik yang rapi. Aku enggak tanya lebih detail sih, jenis tanamannya apa saja. Tapi tampilannya yang rapi begini, tidak hanya membuat suasana makin asyik tapi juga jadi ‘kepingin’ buat sendiri di rumah.

    Penutup

    Nah, itu tadi sedikit ceritaku saat datang ke cafe Sadjati untuk kedua kalinya. Kali ini rasanya berbeda, jelas. Tapi tetap memberikan kesan tak terlupakan.

    Jalan-jalan ke Cafe Sadjati

    Oh iya, selain fasilitas tadi, fasilitas lainnya juga sudah lebih lengkap ya. Ada mushola yang letaknya agak di bawah. Lengkap dengan kamar mandi di sampingnya. Tenang, kamar mandi tidak hanya satu kok. Ada area kamar mandi lainnya di dekat camping ground dan juga di atas, dekat meja order.
     

    Nah, jadi makin pengen maen kesini gak nih? Yang jelas, orderan tetapku di sini adalah susu jahenya yang sueger itu, ditambah dengan hangatnya donat kentang yang bikin kenyang. Oke, sampai jumpa di tulisan lainnya. Luph muach

    Tidak ada komentar:

    Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Blognya Bening Pertiwi. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

    Note :

    Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.

    Diberdayakan oleh Blogger.