Pengalaman Cek Personal Color dan Shaping Analysis

Daftar Isi [Tampil]
    Hai, hai, sudah lama gak nulis ini. Kangen sekaligus kaku.

    Oke, kali ini cerita tentang pengalaman ikutan personal color dan shaping analisis dari Emina. Jadi beberapa waktu lalu, di supermarket dekat rumah ada acara personal analisis begitu. Sudah pernah ada sebelumnya, Cuma dulu gak bisa ikutan. Nah kali ini rada maksa banget buat ikutan. Pokoknya mau ikutan, dan harus. Dan jeng jeng ... akhirnya bisa ikutan juga.

    Selama ini sih suka bingung milih warna hijab, lipstik, dan baju yang benar-benar cocok. Kadang ada warna yang terlihat cantik di orang lain, tapi saat kupakai justru membuat wajahku terlihat kusam. Dan ternyata, semua itu ada penjelasannya.

    Perjalanan Cek Personal Color & Shaping Analysis bareng Emina

    Jadi, untuk bisa ikutan acara ini, perlu belanja dulu produknya dengan jumlah tertentu. Bagiku yang memang sudah biasa pakai produknya, ini worth it sih. Kan tinggal pilih saja apa yang habis di rumah, terus bonus analisis kulit deh.

    Tapi karena masih ragu dengan warna yang cocok, jadi BA-nya nawarin cek dulu baru pilih produk yang warnanya sesuai dengan warnaku. Ya jelas dong, aku mau banget. Gas lah.

    Personal Color Analysis: Ternyata Aku Warm Autumn

    Sesi dimulai dengan membersihkan wajah terlebih dahulu agar hasil analisis lebih akurat. Lalu mbak BA-nya menempelkan beberapa lingkaran warna ke sekeliling wajahku. Nah dari sana bisa dilihat tipe kulitku. Dan hasilnya adalah: Warm Autumn.

    personal colour analysis

    Begitu melihat palet warnanya, aku langsung merasa, “Ini aku banget.” Warm Autumn identik dengan warna-warna hangat, lembut, dan earthy seperti: Terracotta, Olive green, Mustard, Camel, Caramel, Warm beige, Chocolate brown, dan Rust. Terutama warna Terracotta yang bener-bener ‘aku banget.

    Saat dengar warm autumn, aku kebayang pepohonan di musim gugur. Bermacam-macam hijau, cokelat, dan oranye khas pepohonan yang nyaris gugur. Tapi ada yang bilang kalau warm autumn juga identik dengan warna rempah kalau di Indonesia.

    Nggak heran sih, kalau selama ini rasanya lebih nyaman memakai warna-warna tersebut. Mbak BA-nya juga menjelaskan bahwa aku lebih cocok menggunakan aksesoris gold daripada silver, serta makeup dengan undertone hangat.

    Face Shape Analysis: Bentuk Wajah Oval

    Bagian kedua adalah analisis bentuk wajah. Mbak BA-nya mengukur beberapa bagian wajahku. Dan dari pengukuran itu, hasilnya bentuk wajahku termasuk oval.

    Katanya, bentuk wajah oval termasuk salah satu bentuk wajah yang paling proporsional. Dahi dan rahang terlihat seimbang, dengan garis wajah yang lembut.

    Kelebihan bentuk wajah oval adalah: cocok dengan banyak model hijab, fleksibel untuk berbagai gaya makeup, mudah menyesuaikan bentuk alis, cocok dengan berbagai model potongan rambut. Padahal dulu kupikir wajahku ini persegi panjang begitu. Soalnya rahangku rada kotak/sedikit tegas, tapi dahiku agak lebar. Tapi ternyata masih masuk oval ya. Mendengar penjelasan ini, aku jadi lebih percaya diri.

    Body Shape Analysis: Bentuk Tubuh Pear Shape

    Next ini. Yang enggak kalah seru adalah body shape analysis. Badanku diukur sama mbak BA-nya. Gak nyangka lho selengkap ini. Hasilnya, bentuk tubuhku termasuk pear shape atau bentuk tubuh buah pir.

    Body Shape Analysis

    Ciri khas pear shape adalah: pinggul lebih lebar, paha lebih berisi, bahu relatif lebih sempit, pinggang cukup jelas. Sebagai mak-mak, sebenarnya gak heran sih, hehehe. Dari sini aku mendapatkan banyak insight tentang pemilihan outfit.

    Kalau kata mbak BA-nya, model pakaian yang disarankan untuk pear shape antara lain: atasan dengan detail di bahu, warna terang di bagian atas, rok atau celana warna gelap, dress A-line, dan outer yang memberi struktur pada bahu. Rasanya analisis ini sangat membantu, terutama saat memilih pakaian agar proporsi tubuh terlihat lebih seimbang.

    Makeup Recommendation: Warna Makeup yang Paling Cocok

    Nah kalau satu ini wajib banget gak boleh ketinggalan. Setelah semua analisis selesai, mbak BA-nya juga memberikan rekomendasi makeup yang cocok. Buat kulit Warm-Autum sepertiku, rekomendasi makeup-nya antara lain:

    Untuk cushion, diasarankan shade undertone warm atau golden. Nah biasanya diawali dengan kode W. Lalu untuk blush, yang paling cocok adalah warna-warna seperti peach, apricot dan terracota. Untuk eyeshadow paling cocok ya warna alam seperti bronze, copper, gold dan olive.

    Yang paling utama adalah lip color. Karena memang ini incaranku paling utama. Aku memang sudah biasa memakai produk emina lip tint. Nah tapi produk yang biasa kubeli sudah nyaris tidak diproduksi lagi, jadi aku perlu rekomendasi produk barunya. Lip color yang paling cocok adalah warna brownish nude, cinnamon, brick red, dan warm coral. Warna-warna berani sih menurutku.

    Aku juga diberi tahu bahwa warna dengan hint oranye, cokelat, dan peach akan terlihat jauh lebih menyatu di wajahku. Dan dua produk lip tint barunya emina pun nangkring manis di keranjang belanjaku.

    Mini Look Book: Panduan Praktis yang Sangat Berguna

    Setelah banyak cek dan obrolan, bagaimana nanti kalau kelupaan? Mana tadi gak sempat difoto lagi? Tenang, hasil obrolan kita tadi ada dokumentasinya kok. 

    Mini Look Book

    Nah di akhir sesi, aku mendapatkan mini look book yang berisi:
    • Palet warna terbaik untukku
    • Rekomendasi warna hijab
    • Rekomendasi warna makeup
    • Tips memilih outfit
    • Saran model pakaian sesuai bentuk tubuh
    Jadi, aman banget kalau misal lupa, masih bisa cek lagi dari panduan ini. Menurutku ini sangat berguna, karena bisa dijadikan panduan saat belanja atau mix and match pakaian.

    Penutup

    Ada beberapa hal yang paling aku suka dari pengalaman ini. Pertama, big thanks to mbak BA-nya yang baik banget, ramah, sabar dan detail jelasinnya. So penjelasannya juga mudah banget dipahami. Ternyata hasil analisisnya juga sangat relevan dong dengan pengalaman pribadiku. Rekomendasi make-upnya juga sesuai sama karakter wajahku. Dan yang paling utama, aku jadi tahu memilih makeup maupun style berpakaian yang cocok denganku.

    Dari pengalaman ini aku juga belajar bahwa, tidak semua warna cocok untuk setiap orang. Memang sih, kalau pede mah warna apa saja, ya gas saja. Tapi memang ada beberapa warna yang bisa membuat orang lebih stand-out dibanding warna lainnya. Dengan memahami personal colour, jadi memudahkan memilih makeup dan pakaian. Dengan mengetahui bentuk wajah dan tubuh membantu kita tampil lebih proporsional. Dan yang jelas, ketika kita memakai warna yang tepat, rasa percaya diri ikut meningkat.

    Overall, pengalaman pertamaku mengikuti Personal Color & Shaping Analysis di Emina Beauty Co-Lab benar-benar menyenangkan dan membuka wawasan. Aku datang hanya karena penasaran, tapi pulang dengan banyak insight baru tentang diriku sendiri.

    Btw, postingan ini murni sharing pengalaman saja ya. Sama sekali tidak ada bagian iklannya. Meski aku nyebutin nama produknya, hehehe. Tapi yang paling penting, aku jadi lebih percaya diri. Thank you Emina Beauty Co-Lab & Pretty Look for this fun and insightful experience! ✨

    Tidak ada komentar:

    Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Blognya Bening Pertiwi. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

    Note :

    Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.

    Diberdayakan oleh Blogger.