Jalan-jalan Pantai Kadilangu (Lagi)

Daftar Isi [Tampil]
    Yeay! Lebaran kali ini temanya adalah jalan-jalan, #ehe. Dan ini obyek pertama dari rangkaian jalan-jalan di Lebaran 2018.

    Setelah menghabiskan hari pertama Lebaran di rumah simbah, nah hari kedua gilirannya jalan-jalan ke kota. Lebih tepatnya mampir ke tempat pakde di jalan Jogja. Habis mampir dan mengurangi isi toples di rumah pakde, perjalanan lanjut ke ... pantai.

    Jadi, tahun kemarin gue juga sempat main ke pantai ini. Bedanya, kalau tahun kemarin Cuma maen berdua dengan adek. 


    Sekilas Pantai Kadilangu

    Nah tahun ini jalan bareng sekeluarga. Dari arah jalan Jogja, perjalanan membelok ke selatan ke arah Jalan Daendels atau Jalur pantai selatan. Nggak terlalu jauh dari jembatan pembatas Purworejo-Yogya, sudah ada plang besar penunjuk arah ke kawasan Kadilangu.


    gerbang masuk area hutan wisata dan pantai kadilangu. foto : koleksi pribadi
    Yup, jalan-jalan kali ini ke arah Pantai Kadilangu yang cukup terkenal juga dengan area mangrove-nya yang instragamable. Iya, iya, buat pemburu foto keren, mampir deh ke sini. Tiket masuknya masih sama seperti tahun kemarin, cukup 5k saja untuk tiap orang, 2k untuk parkir motor dan 5k juga untuk parkir mobil.

    Kalau udah pernah ke sini, ngapain lagi?

    model : my lil bro. foto : koleksi pribadi

    Nah ternyata tempat ini cukup banyak berbeda dibanding tahun kemarin. Karena lebih rame dan lebih semarak. Area parkirnya makin luas, makin rame. Ada masjid yang kayaknya masih baru dan semakin banyak kedai-kedai makan yang ramai.

    foto : koleksi pribadi

    Jalan ke arah mangrove masih sama. Meski ada beberapa perbedaan. Area mangrove yang tadinya tersebar di barat dan timur, sekarang terpusat ke arah barat. Area timur kayaknya banyak yang rusak, jadi beberapa spot foto dipindahkan ke area barat. Nah di area barat ini, spot fotonya jadi lebih banyak.

    model : my big-lil-bro. foto : koleksi pribadi

    Oh ya, di sebelah mangrove Kadilangu ini sebenarnya juga ada area mangrove lainnya. Duh lupa namanya. Dan sepertinya, perluasan ke area barat ini menyambung ke area mangrove sebelah.

    iya, ini gue. foto by my lil bro

    Sayang, karena saking menikmatinya, gue malah jadi lupa ambil banyak foto #ehe. Maaf deh, kalau penasaran, mampir sendiri aja deh. Yang jelas area fotonya lebih banyak dan berbeda dari tahun kemarin. Jadi kalau ada yang mampir besok-besok pun, ada kemungkinan spot fotonya sudah berubah lagi #ehe

    pantai dan segala pesonanya. foto : koleksi pribadi

    Nah, kalau tahun kemarin kan gue nggak mampir pantai. Kali ini kami sekeluarga mampir ke arah pantainya. Cukup jalan sekitar 100m-an lagi lah dari arah mangrove-nya. Pantainya masih relatif bersih, ada beberapa gazebo yang sengaja dibuat untuk duduk-duduk. Selain itu, ada juga dua spot kayu dan disusun di pinggir pantai (kayu/akar bekas) yang ternyata jadi spot foto cantik. Asyiknya menikmati pantai selatan itu nggak ada duanya. Nggak bikin bosen pun.

    Yang Tanya Fasilitas Sekitar Obyek Ini?


    Area parkir lebih luas, jadi yang mau bawa rombongan bis kecil masih cukup-lah, soalnya jalannya masih sempit dan lebih sering satu arah. Ada masjid yang cukupan lah di dekat area parkir mobil, jadi nggak usah khawatir soal shalat. Di area mangrove juga ada mushola kecil. Eh ya, ada juga mushola kecil lain di dekat area parkir motor, jadi aman lah. Kamar mandi ada di dekat masjid di area parkir mobil maupun motor dan juga di dekat mushola di area mangrove. Laper atau pengen jajan? Sudah banyak penjual makanan yang siap menunggu.

    Butuh oleh-oleh? pas gue datang sih belum banyak penjual oleh-oleh. Tapi ibuk dapet ikan kecil-kecil yang digoreng kering dengan harga 50k per 3 bungkus. Nggak terlalu mahal lah ya. Untuk aksesoris kerajinan, ada satu penjual sih. Cuma nggak khusus sih, karena aksesorisnya umum banget ditemukan di mana saja.

    Buat yang datang ke area ini, nggak usah khawatir nyasar pas masuk ataupun keluar. Karena sudah banyak penanda dengan ukuran besar dari maupun menuju area mangrove dan pantai. Dan lagi banyak juga pak-pak berseragam hijau (hansip dkk) yang siap membantu sebagai penunjuk jalan. Oh ya, ada anak-anak berseragam juga yang jadi volunteer.

    Ini tahun kedua ke Kadilangu? Tahun depan, mampir ke sini lagi nggak ya?


    Tidak ada komentar:

    Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan jejak di Blognya Bening Pertiwi. Mudah-mudahan postingan saya bisa bermanfaat dan menginspirasi kamu :)

    Note :

    Maaf komen yang brokenlink akan saya hapus jadi pastikan komentar kamu tidak meninggalkan brokenlink ya.

    Diberdayakan oleh Blogger.