Perlukah Personal Branding untuk Blogger?

Alamat blog ini usianya baru 100 hari lebih sekian, belum lama. Meski usia artikel di dalamnya sudah hitungan tahun, tapi rasanya seperti baru kemarin belajar merangkak. Artikel pertama yang tayang usai domain baru nangkring di blog ini tentang alasan ngeblog Perjalanan baru si (dot) com dan sebuah target yang ingin dicapai, Book, Love, Life and Friendship. Yup, personal branding. Entah ide dari mana, yang jelas tujuan itu jadi alasan baru ngeblog. Meski memang dengan pengetahuan yang supeeeeer minim. 
 
Situasi inilah yang akhirnya memaksa saya untuk ‘oh, harus belajar lagi nih.’ Modal googling dari berbagai sumber, ada rekomendasi buku yang cocok untuk membentuk personal branding. Tuh, list sampulnya ada di atas. Nah, yang jadi masalah berikutnya, ternyata mendapatkan buku-buku ini enggak mudah. Ehm, tapi lebih tepatnya saya-nya sendiri yang masih males. Jadi, apa kabar personal branding nih? Yakin mau lanjut?

Nah dari grup sesama blogger, ada yang tetiba share webinar nih. Temanya tentang ‘personal branding’. Langsung kepikir ‘wah pas banget nih, bisa belajar dari ahlinya. Meski belum sempat baca buku.’ Untungnya, ini murni webinar, tanpa tugas apapun di awal pertemuan, jadi masih aman.  


Jadi, apa sih yang saya dapatkan dari webinar personal branding kali ini?

Webinar ini sendiri diadakan Kamis, 25 Maret 2021. Mulai 19.30 sampai lebih dari jam sepuluh malam. Gimana enggak mantap tuh? Oke deh, sebelum cerita lebih banyak, saya mau ucapkan terima kasih pada mbak Dedew Reika yang sudah membagikan info ini dan juga pemateri mbak Vicky Laurentina dari bloggerhub.id yang baik banget sudah berbagi ilmunya.

Karena judulnya personal branding for blogger, jadi harus tahu dulu dong, apa sih blogger itu. Menurut mbak Vicky, blogger itu orang yang menulis pada suatu halaman web, yang diperbaharui secara serial, dalam bentuk jurnal yang dapat diberi komentar dan diberi hyperlink. Ada perbedaan jelas antara blogger dengan penulis konten atau content writer. Yang paling utama adanya ‘pembaharuan secara serial’, artinya, blogger menulis secara kontinyu. Tulisannya saling terhubung satu sama lain, bukan tulisan yang saling lepas.

Ada anggapan berbeda atas ‘profesi’ blogger ini dari tiap orang. Orang tua atau keluarga terdekat memandang blogger berbeda dengan orang asing. Begitu pula dengan klien. Dari tiga sudut pandang itu, yang paling utama yang klien ini. Bagi klien—yang memanfaatkan jasa blogger—blogger adalah alat publik relation dan juga media penyedia backlink. Hmmm ... sebuah sudut pandang yang baru nih.

Piramida Personal Branding

Terus personal branding itu sendiri apa dong? Menurut Mbak Vicky, personal branding adalah persepsi atau cara pandang dari penerima pesan terhadap si blogger ini. Bagaimana blogger dipandang, ya tergantung si blogger itu sendiri menunjukkan diri. Itulah personal branding. Sesuatu yang menjadikannya unik dan berbeda dari blogger lainnya. Huaaaa ... sampai sini sudah berat bahasannya.

Oke, lanjut ya. Ada juga yang namanya piramida personal branding. Nah dari piramida inilah kemudian bisa diuraikan lebih banyak lagi tentang komponen personal branding. Secara umum komponen personal branding dimulai dari bawah, citra, skill, perilaku, reputasi, dan terakhir value.

Kelima poin inilah yang bisa jadi salah satu cara atau evaluasi personal branding si blogger. Apakah personal branding yang dilakukan sudah berhasil atau belum. Kalau kata mbak Vicky, tidak ada personal branding yang jelek. Yang membedakan personal branding blogger yang satu dengan yang lain adalah, nilai yang menjadikannya bermanfaat bagi perseptornya dan tidak bisa digantikan orang lain. Ini tingkat teratas dari piramida personal branding, yakni value.

Membentuk Personal Branding

Nah kalau sudah paham tentang komponen personal branding, terus ngapain dong? Ya lakukan personal branding itu sendiri dong. Ada delapan cara membentuk personal branding itu sendiri. Dari salindia yang disampaikan mbak Vicky, saya terkesan dengan gambaran cara personal branding ini. Dari delapan cara ini, digambarkan dengan jalanan yang naik turun. Itu menunjukkan kalau seorang blogger tidak selalu dalam keadaan prima dalam proses membentuk personal branding. Kadang kala semangatnya turun, lalu naik lagi, kemudian turun lagi, dan seterusnya. Hingga jika lolos melewati kedelapan proses itu, maka personal branding dikatakan berhasil.

Kedelapan cara itu yakni: 1) definisikan misimu; 2) tentukan sasaran pembaca; 3) perhatikan feature image; 4) bicara sebagai ahli; 5) pertahankan jumlah pembaca; 6) networking; 7) autentik dan konsisten; terakhir 8) menjadi top of mind.

Bagian ini rasanya benar-benar membuat saya tertohok. Duh, baru sampai proses yang mana nih? Apakah saya sudah melakukan yang terbaik dalam tiap prosesnya. Dan yang pasti, ini membuat saya tergelitik untuk melihat lagi ke belakang, sudah sejauh mana saya berusaha membangun personal branding?

Membangun personal branding ternyata bukan hal instan yang langsung jadi dalam satu malam saja. Butuh usaha dan kerja keras terus menerus untuk ini. Benar kalau dikatakan Mbak Vicky, membangun personal branding itu jatuh bangun. Meski sudah jatuh, harus berani bangun dan berlari lagi.

Tuh kan, isi materinya daging semua. Saya senang dengan semua pemaparan mbak Vicky yang super gamblang. Contoh yang diberikan juga jelas serta aplikatif. Rasanya sama sekali enggak rugi ikut belajar di webinar kali ini. Yang jelas, ini jadi peer saya sih, mau kemana blog ini? Personal branding seperti apa yang mau saya bangun setelah ini. Terima kasih untuk Mbak Vicky Laurentia @vickylaurentia dan juga bloggerhub.id atas materi yang super luar biasa. Duh, jadi pengen konsultasi langsung dengan Mbak Vicky deh.

Kesimpulan terakhir tulisan ini, 

Apa valuemu sebagai blogger yang membedakan dirimu dengan blogger lain?’ 
Silakan renungkan dan cari jawaban masing-masing untuk pertanyaan ini. (ps. kalau ada informasi tulisan ini yang belum tepat, mohon koreksinya ya. dan kalau ada yang mau minjemin buku-buku di atas buat saya, enggak nolak kok, hahaha)

Perlukah Personal Branding untuk Blogger? Perlukah Personal Branding untuk Blogger? Reviewed by Bening Pertiwi on Rating: 5

19 komentar:

  1. Asupan bacaan yang sangat bermanfaat sekali bagi blogger pemula sepertiku
    Mksh mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama, mbak. senang bisa berbagi. pokoknya, belajar tiada henti, hehehe

      Hapus
  2. Wah saya juga sangat tertohok mbak. Duh jadi mulai bingung lagi nih, hehe ... Masih harus banyak belajar lagi banyaaaakk banget banget yg blm diketahui kalo mau jd blogger yg keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, mbak. belajar belajar dan belajar lagi. ayok mulai lagi, dari yang paling sederhana dulu

      Hapus
  3. Gara2 ikutan acara ini juga aku jadi pengen beberes rumah virtualku juga mba. tapi yaituuuuu niat udah bagus, ngerjainnya tau deh kapan hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayok, mbak. mulai beberesnya. saya temenin deh, soalnya saya juga mau mulai beberes. ada banyaaaaakkkkk banget yang harus diberesi

      Hapus
  4. Wah, terima kasih sudah menulis tentang ini. Saya jadi bs belajar lagi. Pas acara saya benar-benar merasakan manfaat atas pembahasan yg disampaikan mbak Vicky, nah, pas ditulis lagi berasa dibantu "pendalamannya" sm mbak Bening. Terima kasih, ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama, mbak. ini juga dalam rangka biar catatannya enggak hilang dan bisa dibaca ulang, hahahaha. semoga bermanfaat

      Hapus
  5. Wah aku jadi flashback pas acara ini, aku jadi berpikir lagi kira-kira aku mau dipandang seperti apa tapi kayanya aku udah ada branding kpopers xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. lanjutkan, mbak. saya yg kdrama lover kadang masih mau buat mengakuinya, hahaha. kalau ada temen gini, kayaknya jadi lebih pede deh

      Hapus
  6. Alhamdulillah acaranya bermanfaat ya.. Aku juga dapat banyak insight baru dari acara Vicky ini, pengen ngebranding diri lebih baik lagi dan bisa jadi top of mind ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih banget, mbak dedew. duh saya seneng banget loh bisa gabung di grupnya mba dedew. berasa punya temen seperjuangan buat ngeblog, jadi kalau semangatnya lagi ilang, ada yang ngingetin, hahaha

      Hapus
  7. Kamrin pengen ikut acaranya, tp udah terlanjur daftar di iidn personal branding penulis, jadi gak ikutan dech, baca ini jadi ada gambaran personal branding, semoga kedepannya konsisten ngeblognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ada acara lain juga dengan tema mirip ya, mbak. kalau berkenan, sharing juga dong. biar ilmunya makin lengkap, hehehe

      Hapus
  8. Wah kearin ikutan ini juga kak, keren banget materinya. huhuhu sering-sering ikut begini ilmu daging tentang dunia blog. Mantap pematerinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, ikut, mbak. betul ini materinya super mantep lah. aplikatif banget. ilmunya sudah ada, tinggal kitanya mau mengaplikasikannya atau enggak, hahahaha

      Hapus
  9. Pertanyaannya bikin aku mikir keras. Iya yah, value aku apa selama ngeblog? Apa yg membedakan aku dgn blogger lain? Apa kelebihan blogku?


    Tunggu, aku mikir dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayuk dicari, apa sih yang membedakan dengan blog lain? tapi tetap dinikmati aja ngeblognya, enggak usah terlalu ngoyo. ikut aliran aja

      Hapus
  10. waah keren mbak bisa ikut zoom meetingnya dan terima kasih sudah sharing untuk kita-kita yang ngge sempat ikutan seminarnya :D

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.