Review Astrofisika untuk Orang Sibuk (Neil deGrasse Tyson)

Buku kedua yang dibaca pada tahun 2021. Sebenarnya sih punya buku ini sejak lama, tahun 2019. Tapi sempat terabaikan karena banyak buku lain yang berdatangan, hehe. Dan akhirnya bisa kembali menikmati buku ini di tahun baru. Hmmm ... bagaimana ya kira-kira jika orang sibuk tapi haus pengetahuan tentang langit? Ya udah deh, simak curhatan alias review Astrofisika untuk Orang Sibuk berikut. 

sampul astrofisika untuk orang sibuk
buku astrofisika untuk orang sibuk

Astrofisika untuk Orang Sibuk

Penulis: Neil deGrasse Tyson 
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama 
ISBN: 978-602-06-1632-2 
Jumlah halaman: 146 halaman 
Cetakan pertama: 2018 
Seperti apakah sifat dasar ruang dan waktu? Bagaimana kita menempatkan diri dalam alam semesta? Bagaimana alam semesta hadir dalam diri kita? Tidak ada yang lebih bisa menjawab pertanyaan ini daripada astrofisikawan terkemuka Neil deGrasse Tyson. 

Namun, sedikit dari diri kita yang punya waktu untuk memikirkan kosmos. Jadi, Tyson membawa alam semesta ke Bumi dengan ringkas dan jelas, dalam bab-bab yang bisa dilahap kapan pun dan di mana pun di sela-sela hari sibuk Anda. Buku ini akan mengungkapkan apa yang Anda perlu ketahui agar siap dan fasih menghadapi berita berikutnya tentang kosmos; dari ledakan besar sampai lubang hitang, dari kuark sampai mekanika kuantum, dan dari pencarian planet sampai pencarian hidup di alam semesta. 
Bukan hal yang sulit untuk dipahami, jika sejak ratusan bahkan ribuan tahun silam—saat kebaradaan manusia diketahui—daya tarik langit bagi manusia memang tidak pernah padam. Manusia yang hidup mulai mempertanyakan tentang apa yang ada di sekelilingnya. Yang timbul dan tenggelam, yang muncul dan pergi serta yang terang kemudian berubah menjadi gelap. 

Dalam misi pencarian kebenaran yang tidak pernah ada ujungnya inilah, Neil deGrasse Tyson ikut berkontribusi dengan menuliskannya dalam sejumlah essai. Dengan judul asli Astrophysics for people in a hurry, Tyson menjabarkan cerita tentang jagad raya dalam dua belas ulasan sederhana. 

Bisa dibilang sederhana, karena memang yang digunakan adalah perumpamaan-perumpamaan yang dekat dan ada di sekitar manusia. Pada bab pertama pembaca akan diajak berpetualang dalam proses penciptaan alam semesta. Anehnya, pada saat rangkaian teori itu tersusun menjadi sebuah cerita lengkap, justru muncul pertanyaan: ‘apa jadinya bila alam semesta selalu ada, dalam keadaan atau kondisi yang belum kita ketahui? Atau bagaimana jika alam semesta muncul begitu saja dari ketiadaan? Atau bagaimana jika semua yang kita ketahui dan cintai hanyalah simulasi komputer yang dibuat untuk hiburan spesies makhluk asing mahacerdas?’ (hlm 11-12) 


Pertanyaan-pertanyan itu masih akan berlanjut saat pembaca dibawa pada ulasan bab-bab selanjutnya. Kisah hukum Newton, cahaya, ruang antar galaksi, zat gelap, energi gelap, jagad raya dalam tabel, bentuk bulat, cahaya tampak, di antara planet, eksoplanet bumi hingga sudut pandang kosmik. Dan semua pada akhirnya bermuara pada pencarian yang tidak pernah ada ujungnya. 
Selama hidup kita yang singkat di planet Bumi, kita punya utang kesempatan menjelajah kepada diri sendiri dan keturunan kita—sebagian karena itu asyik untuk dilakukan. (hlm.144) 
Itu tadi sedikit saja review Astrofisika untuk Orang Sibuk hari ini. Fisika memang enggak mudah, tapi selalu punya sisi menarik untuk dikupas, diulas dan dipelajari lebih dalam. Karena ‘Physics is Beautiful’. Jadi, buku apa nih yang sudah selesai dibaca pada awal 2021?


Review Astrofisika untuk Orang Sibuk (Neil deGrasse Tyson) Review Astrofisika untuk Orang Sibuk (Neil deGrasse Tyson) Reviewed by Bening Pertiwi on Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.