Akreditasi, Ditunggu Tapi ...

Tahun ini jadi kali kedua merasakan yang namanya akreditasi. Sebuah momen penting evaluasi sekolah. Karenanya, istilah yang tepat adalah ... ‘akreditasi, tamu yang ditunggu sekaligus ingin segera diminta pergi”... hehehehe

 
Akreditasi ibarat nos atau boster yang bisa memaksa sekolah berbenah. Bukan hanya gurunya saja yang berbenah. Tetapi semua bagian sekolah. Memoles wajah dadakan pun jadi agenda yang tidak bisa dihindarkan lagi. Wajar sih. Sekolah manapun menginginkan mendapatkan nilai yang baik saat akreditasi.

Tapi ... masih seperti akreditasi pertama yang saya ikuti dua tahun silam. Urusan memoles ini yang jadi cerita panjang. Gedung, tembok, fasilitas dan lain lain memang jadi agenda utama yang harus dipoles. Padahal yang lebih penting adalah kewajiban sehari hari guru itu sendiri. Lembur menjelang akreditasi pun tidak lagi jadi barang baru. Memang, tidak seheboh akreditasi pertama. Karena belajar dari yang pertama, sy ‘nyici’ gawean sejak lama. Sengaja sih, karena sy memang nggak ada niatan lembur.

Cuma yang agak berbeda, akreditasi kali ini sempat mengalami mundur jadwal. Ya, jadwalnya berubah dari jadwal semula. Akibatnya, persiapan yang sudah mulai dilakukan pun sempat berhenti. Bukan jadi lebih semangat, malah jadi malas. Kenapa nggak sekalian aja sih? capek kan capek sekalian. Mundur pun nggak banyak ngaruh dengan persiapannya. Bukan berarti sok percaya diri dengan segala persiapannya. Cuma ... kalau udah selesai kan udah ya. Ibarat bisul, kalau udah pecah ya udah, terus sembuh. Nggak ditunda terus, bikin penyakit makin lama tersimpan.

Dan akhirnya di tahun ajaran baru, akreditasi pun digelar. Jangan ngarep sekeren itu sih. Bisa selesai akreditasi tanpa banyak halangan saja sudah baik lah. Jelas, masih butuh banyak benah benah sih. Jelas, masih harus memperbaiki banyak hal. Tapi akhirnya, bisa lega. Hasil? Jangan ditanya deh, karena memang belum keluar.

Dan seperti sy bilang di depan, akreditasi itu tamu yang ditunggu sekaligus ingin buru buru diminta pergi.

Sampai jumpa di jungkir balik akreditasi dua tahun lagi, hehehehe
Akreditasi, Ditunggu Tapi ... Akreditasi, Ditunggu Tapi ... Reviewed by Bening Pertiwi on September 02, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.