Surat Kangen buat Meya, si kucing

Namanya si Meya, kucing kampung biasa berbulu dominan putih dengan hitam di beberapa bagian tubuhnya. Sebenarnya nama aslinya ... euh, bukan Meya juga sih. Kucing kampung yang tinggal di kampung satu ini sebenarnya nggak punya nama juga. Entah punya siapa. Tapi karena diberi makan, dia sering balik lagi. 


Jadi ceritanya waktu libur lebaran kemarin, saya ketemu si kucing manis ini di rumah simbah. Bulunya yang putih menarik perhatian saya. Waktu dielus-elus lehernya pun dia manut-manut saja. Meski pernah sekali dia menghadiahi saya cakaran karena tidurnya saya ganggu, hehehe

Nah, salah satu adek sepupu saya yang baru satu tahun kan sedang belajar bicara. Kalau melihat si kucing, si adek selalu berseru ‘Meya’ alih-alih memanggilnya ‘meong’, seperti umumnya. Dan kalau diperhatikan, si kucing memang lebih sering berucap ‘meya’ dibanding ‘meong’, seperti layaknya kucing. Karena inilah—meski tanpa kesepakatan jelas—kami semua pun memanggil si kucing dengan sebutan ‘Meya’. 


Si Meya ini kucing kampung biasa, yang suka keluyuran dan pulang entah kemana. Hobby-nya saat sore atau pagi hari adalah nongkrong di atas keset yang terletak di depan pintu rumah. Ya ampun, Meya, kamu tahu saja tempat hangat untuk duduk manis. Dan kalau sudah duduk manis di situ, Meya biasanya anteng. Bahkan berkali-kali jepretan kamera diarahkan padanya pun, dia tetap diam dan malah berpose layaknya kucing artis. Ya salaaaam.

Meya juga bukan kucing manja yang Cuma suka makanan kucing kalengan. Kesukaannya adalah kepala ikan yang diberi oleh simbah. Tapi pernah sekali, saya memergoki si Meya ini naik meja dan menjilati rebusan daun singkong. Ya ampun, Meya, kamu doyan sayuran juga rupanya? 


Belum seminggu saya berpisah dengan si Meya ini. Kok ya rasanya kangen ya. Aiiih, Meya. Maafkan saya yang Cuma bisa mudik setahun sekali. Nggak tahu deh, apakah tahu depan bisa ketemu lagi dengan si Meya atau nggak.

Miss U, Meya


#Met Lebaran. Mohon maaf semua salah dan khilaf. #telat #biarin! 
#laluPengenGantiTemplateBlog


Surat Kangen buat Meya, si kucing Surat Kangen buat Meya, si kucing Reviewed by Bening Pertiwi on Juli 16, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.