Flash Fiction – Because I Miss U

Karena malamku gelap tanpamu, aku menanti cahayamu

Karena langkahku tertatih, aku mencari lenganmu

Karena mataku tak mampu melihat, aku mencari adamu

Karena lelahku tak lagi terkuras, aku mengharapmu

Karena merindukanmu, aku ada disini


Mengatakan kerinduan dengan kejujuran selalu saja menjadi hal tersulit yang pernah ada. Meski pada akhirnya rindu itu hanya akan menguap terbang dan tertumpuk makin tinggi dipeluk dinginnya malam. Atau hanya akan berubah menjadi baris-baris tanpa makna saat fajar jelang tanpa sempat memintanya tunda sejenak.

Bagaimana caranya mencarimu? Mencari celah diantara waktumu yang tak meminta ampun. Meminta sedikit saja bagian dari harimu agar kau tak perlu melukai atau terluka. Ah, pinta saja sulit bagimu, kan?

Jenak saja, lupakan semua luka dan lelah yang meradang. Jenak saja, biarkan hangatnya mentari pagi menyentuh bagian terlembut dari hatimu. Jenak saja, lepaskan semua topeng di balik wajah itu. Jenak saja, biarkan pelukan ini tenangkanmu. Tanpa perlu lagi kau hapus air mata yang meleleh setelahnya.



Terinspirasi dari Because I Miss You by Jung Yong Hwa.
Flash Fiction – Because I Miss U Flash Fiction – Because I Miss U Reviewed by Bening Pertiwi on September 22, 2015 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.