Flash Fiction – Aku ingin Berhenti

Lengkung hitam yang membingkai mata elangmu itu, memang memabukkan. Lalu cara kamu berucap tiap kali sapa dan tatap, terus membuatku berhenti melihat sekitar. Kenapa harus kamu, orang yang datang di celah sepi ini? Kenapa harus kamu, terang yang sapa di gelap sendiri ini? Tanpa pernah kutahu, cara dan rupa untuk menaklukkan hatimu. 


Sekali lagi. Sama seperti bertahun silam. Dan tanpa alasan jelas, selalu orang yang sama. Orang yang berasal dari tempat yang sama. Orang yang menciptakan getar halus di jejak waktu yang tak begitu lama. Orang yang kedua kali sua dan sapa. Tapi tak tahu bagaimana lagi cara jumpa, tanpa harus menyimpan rasa.

Ah, mengharapkanmu saja, sudah terlalu melelahkan bagiku. Mungkin sebaikanya aku berhenti saja saat ini?
Flash Fiction – Aku ingin Berhenti Flash Fiction – Aku ingin Berhenti Reviewed by Bening Pertiwi on Agustus 19, 2015 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.