30 Days Blog Challenge (Day 11) – Movie Favorit Elo apa?

30 Days Blog Challenge, hari kesebelas. Ini postingan asyik!!! Ehm … ini nggak ada batasan berapa banyak movie kan ya, jadi bebas. Nggak ngebonus kayak postingan kemarin-kemarin itu.

Berhubung gue baru mulai suka pelem beberapa tahun belakangan, jadi jangan heran, kalau daftarnya nanti ya paling pelem-pelem baru. Soalnya itu yang masih dikoleksi dan masih diinget. Kalau yang lama, kayak pelemnya boboho di sabtu siang itu … jelas udah nggak inget lah. (duh, itu jadul banget sih, elo tu generasi tahun berapa sih?). Gue nggak ada genre khusus yang suka ditonton sih. Kalau ada yang bagus ya tonton aja.

Ok, cek list deh. Mulai dari mana dulu ya?

Tanah Surga, Katanya (Indonesia, 2012)

Entah kenapa, gue selalu suka film-film produksinya om Dedy Mizwar. Selalu keren dan penuh dengan pesan. Salah satunya pelem satu ini. 


Sebuah kisah apik tentang keluarga yang tinggal di perbatasan. Ketika negara tetangga mampu memberikan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak, maka itulah yang terjadi, rasa cinta pada negeri pun perlahan terkikis. Jangan salahkan orang-orang yang tinggal di perbatasan, di pulau-pulau terluar negeri ini, jika mereka lebih suka merantau ke negeri orang. Gue suka denger cerita temen gue yang dinas di AL tentang orang-orang perbatasan. Engngng … miris rasanya.


Krakatoa (Belanda-Indonesia, BBC 2006)

Ini pilm epic banget. Produksi BBC, kalau nggak 2005 ya 2006. Semacam pelem documenter gitu. Yang diceritakan disini adalah kisah tentang meletusnya gunung Krakatau pada akhir abad 19. Kisah ini didasarkan dari diary seorang peneliti gunung aktif yang tinggal di Indonesia—Hindia Belanda, saat itu—. Dan dari diary itu pula, penelitian terhadap gunung api menjadi lebih maju, seperti sekarang ini.
Sayangnya, meski setingnya di Indonesia, pemain-pemain di film ini adalah orang-orang keturunan Indonesia tetapi tinggal di luar negeri, ehm … Belanda mungkin. Jadi, dari segi bahasa, agak minus. Bahasa Indonesia mereka cukup mengecewakan. Entah kenapa, film ini tidak dibuat menggunakan actor-aktor dari Indonesia asli. Sisi budaya masyarakat yang ada pada masa itu pun kurang. Tapi, meski agak kecewa dengan pemainnya, secara keseluruhan, pilm ini keren.

Apocalypto (2006)


Ini film produksi Hollywood. Menceritakan tentang salah satu suku yang hidup di daratan Amerika, sebelum kedatangan bangsa Eropa. Kalau dari budayanya, kemungkinan yang diceritakan adalah salah satu suku bangsa Maya. (kalau suku Maya, inget kiamat 2012 deh jadinya, hehehe)
Ceritanya cukup epic dan dikemas dengan bagus banget. Suku yang menguasai lahan lebih luas mendesak suku kecil untuk menyingkir. Bahkan mereka menggunakan orang-orang dari suku kecil sebagai budak dan juga dibunuh untuk persembahan terhadap dewa matahari.

Cerita berpusat tentang sang putra kepala suku, sebuah suku kecil. Demi istri dan anaknya, dia berusaha mati-matian untuk melarikan diri dari suku besar dan bertahan hidup. Menarik waktu istri si pemeran utama yang sedang hamil, melahirkan di dalam sumur yang mulai tergenang air karena hujan. Kereeeen. Jadi melahirkan dalam air itu udah dari dahulu ya, hehehe.

New Perfect Two (Taiwan, 2012)

Ada yang dulu suka nonton Meteor Garden? Sampai sekarang gue belum pernah nonton, suer. Dulu, waktu tayang di tv ikan terbang, kan malem tuh ya. Jadi gue nggak boleh nonton sama ortu. Huks. Tapi, meski begitu, gue tetep kena syndrome Second Lead Male alias SLM, bang Hue Ce Lai.
Nah, setelah lama nggak ngikutin movie atau dramanya sama sekali, gue tertarik sama movie-nya abang yang satu ini. Movie ini juga pernah gue buat review-nya di blog gue yang satu lagi. Cek aja ya, di Review New Perfect Two. Movie ini tentang ayah yang bertemu untuk pertama kalinya dengan anak yang tidak pernah ia tahu keberadaannya.

Yang paling sedih itu, waktu si anak harus pulang saat dijemput ibunya. Dan yang paling mengharukan itu, waktu si anak akhirnya balik lagi dan akhirnya manggil si abang dengan sebutan ‘ayah’. So sweeeet. Sumpe, itu romantic abies.

A Little Thing Called Love (Thai-2010) 

Ini film Thailand pertama yang gue tonton. Eh nggak dink ya. Di tipi juga pernah ada pelem Thailand yang diputer juga, tapi horror.
Tagline ceritanya ‘berdasarkan pengalaman pribadi’. Ya iyalah, jelas. Siapa coba yang nggak merasakan cinta pertama. Meski ada yang udah tapi juga ada yang belum. Dan meski ada yang happy ending tapi ada juga yang sad ending. Movie ini genre-nya asia banget. Seseorang berubah jadi lebih baik karena sebuah rasa—cinta—. Selain cinta, pelem ini juga mengajarkan tentang persahabatan, menghargai orang lain dll. Duh banyak deh pokoknya. Suka ketawa sendiri kalau nonton.

ATM-error (Thai-2012)

Pelem asal Thailand kedua yang gue tonton. Dan … salahkan bang Chantavit Danasevi, yang terlalu keren itu deh. Gegara dia, gue jadi suka banget sama pelem ini. Sebuah drama romantic-lucu-koplak antara dua orang dewasa di dunia kerja.
Selain ceritanya yang keren, dan selalu sukses bikin gue sakit perut kalau nonton, gue juga klepek-klepek kena pesonanya bang Chantavit ini. Doski itu … keren abis. Scriptwriter dan actor. Iiiih. Gegara pelem ini pula, sekarang gue lagi berburu versi drama-nya. Hmmm, ada yang punya nggak? Mau donk dikasih sembako #ngarep


Big Hero 6 (2014)

Nah kalau pelem ini, tayang belum lama kemarin. Suka karakter Hamada Hiro. Sayangnya, abangnya meninggal, huks. Suka banget sama robotnya. Aiiiih, mau donk punya robot keren kayak gitu.


Hmmm, ternyata cukup banyak juga ya. Genre? Beragam lah, jelas. Soalnya gue nggak hanya suka satu jenis pelem. Kalau ada yang ceritanya bagus dan menarik, kenapa nggak ditonton. Eh ya, Korea sama Jepang-nya kq malah nggak ada ya? hahaha … untuk saat ini, Korea sama Jepang masih lebih menarik dramanya. Kalau Horror? Suka nonton tapi males nyimpen, jadi nggak bisa nonton ulang dan lupa deh judulnya.

Kalau biasanya kan gue kebanyakan curhat ya. Oh ya, teman. Sebelumnya maaaaaaaaaaf banget ya. Gue udah banyak nulis, tapi belum sempat jalan-jalan dan komentar di blog temen-temen. Bukan karena nggak mau jalan+komen, tapi semata karena belum sempat aja. Maaaafkeeeeuuun daku ya. Akan gue usahakan buat jalan+koment, tapi giliran dan agak lama.


Tulisan ini diikutsertakan dalam #30DaysBlogChallenge yang diadakan oleh #PelangiDrama
30 Days Blog Challenge (Day 11) – Movie Favorit Elo apa? 30 Days Blog Challenge (Day 11) – Movie Favorit Elo apa? Reviewed by Bening Pertiwi on Juni 11, 2015 Rating: 5

8 komentar:

  1. yg ne perfect two punya filenya tapi blm semoat dilihat wkwkwk
    yg atm eror sama the crazy itu jg bagus, ga bosan2 walo sering dilhat haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Na suka mewek kalau liat new perfect two ini
      kereeen banget
      suka banget rumahnya
      pengen punya rumah kayak gituuuuu

      iya, dua pelem thailand yg itu emang keren abis
      nggak bosen ditontonnnya

      Hapus
  2. Ngomong2 soal thailand, teacher's diary juga bagus..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, itu jg udah nonton
      yg dua guru, ngajar di sekolah terpencil di atas air
      terhubung sm diary itu kan ya?

      Hapus
  3. iya Na, saia suka film Krakatoa, keren bgt penggambarannya#eh
    gak ngebosenin ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ternyata ada jg yg suka pelem ini
      iya, keren abis
      ntah itu syuting dimana
      tapi asli, kereeeeeen
      suka merinding sendiri lihatnya

      Hapus
  4. "A Little Thing Called Love" akh aku juga suka.
    Malah sampe sekarang, kalau liat bintang malam malam, masih suka nulis nama cowok idamannya.....
    ikutan ajaran dari buku temennya....
    Yihaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. beneran?
      terbukti beneran nggak?
      kalau iyu, mo ikutan nyoba aaaaah

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.