Flash Fiction - Aku, Kamu dan Kisah Tak Terkatakan Kita

Flash Fiction - Aku, Kamu dan Kisah Tak Terkatakan Kita
 
Mundur dan mengingat masa lalu, adalah bukti kita belum benar-benar dewasa.
Kalimat itu yang kau ucapkan saat kita sua setelah sekian tahun berlalu. Sejak terakhir kali kupandangi wajah serupa malaikat, milikmu senja itu. Sejak kita berhenti saling bicara bertahun setelahnya.
Kau baik-baik saja dengan dirimu.

Itu ucapanmu setelahnya. Ya, benar. Saat ini telah kumiliki cahaya lain dalam hidupku. Seuntai kisah lain pun telah mengangkasakan keputusasaanku karenamu bertahun silam. Meski beranjak darimu dan kisah kita, seperti bulan yang tak mampu tinggalkan mataharinya. Jauh, tapi selalu menjadi baying-bayang.

Semoga kau bahagia.

Setelah ini kau pun beranjak pergi. Menyisakan satu luka lagi di hatiku. Menggoreskan satu hari tidak baik-baik saja dalam hidupku. Mungkin kau tidak pernah tahu. Tapi, bulan—aku, masih tetap akan melihat kamu—matahariku, meski dari tempat yang jauh.
Flash Fiction - Aku, Kamu dan Kisah Tak Terkatakan Kita Flash Fiction - Aku, Kamu dan Kisah Tak Terkatakan Kita Reviewed by Bening Pertiwi on Maret 14, 2015 Rating: 5

6 komentar:

  1. Move on, move forward :)

    Hira

    BalasHapus
    Balasan
    1. move on di mulut
      tapi belum bisa di hati
      hahahaha

      Hapus
  2. betul...betul ^0^
    ...ilmu ikhlas mmng susah, ngucapinnya mudah :'(

    hira

    BalasHapus
    Balasan
    1. huum
      harusnya nggak cuma dipelajari aja
      tapi harus dipraktekkan
      #iniApaanSih

      Hapus
  3. Siip...siip...

    Hira

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.