Story – Puntung Rokok dan Cleaning Service Terminal Purwokerto

Story – Puntung Rokok dan Cleaning Service Terminal Purwokerto
Sebenarnya ini kisah bulan lalu. Waktu gue pulang sehari sebelum Idul Adha. Setelah sekian lama gua nggak mencicipi aroma bis ekonomi yang dinaiki siang hari yang … panas. Dan inilah ceritanya

Hari itu gue terpaksa pulang habis shubuh dari Solo. Setelah naik kereta pagi, gue naik bis sampe terminal purwokerto. Ya, terminal besar ini ada di wilayah Purwokerto. Terminal baru ini jelas beda sama terminal lama. Kalau terminal lama cenderung sempit, becek dan kotor serta hitam di sana sini. Terminal baru … mendinglah. Karena terletak di kelilingi sawah, jelas masih luas dan lega.

Sambil nunggu bis, gue iseng lihat sekeliling. Dan entah karena apa, gue pun tertarik sama orang ini. Dia memang Cuma cleaning service. Ember tempat sampah di dorongnya dengan kaki. Sementara tangannya lincah menyeret sapu dan seroknya, mengambil sampah yang berserakan di lantai.
Dan tau nggak, dari semua sampah yang ada, kebanyakan adalah sampah bekas puntung rokok. Padahal jelas-jelas, wilayah itu adalah wilayah bebas rokok. Ruangan khusus merokok ada sendiri di seberang. 

Dari fenomena ini gue akhirnya ngerti dua hal. Pertama, kesadaran orang untuk membuang sampah di tempatnya, masih rendah. Emang sih, ada cleaning service. Dan kalau ada sampah, artinya cleaning service jadi punya pekerjaan. Tapi!!! Apa sih susahnya buang sampah di tempat sampah?
Kedua, kesadaran orang untuk saling menghormati orang lain masih rendah. Meski ada ruang merokok, mereka tidak memanfaatkannya dan justru menyulut benda itu di ruang public. Tidak sadarkah mereka banyak yang merasa terganggu dengan hal itu? Ok, merokok memang hak mereka. Tapi tolong dong hormati orang lain. Bukan malah mengumbar rokok di ruang public tanpa memperhatikan sekitar. Kan iuh banget tuh.
Itu sebagian cerita gue. Lanjut lain kali ya
Story – Puntung Rokok dan Cleaning Service Terminal Purwokerto Story – Puntung Rokok dan Cleaning Service Terminal Purwokerto Reviewed by Bening Pertiwi on November 15, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.