Rumah dan Idul Adha



Setiap musibah selalu ada hikmahnya. Ya, begitulah adanya.
Idul Adha kali ini, gue akhirnya mudik, setelah berhari-hari sebelumnya galau mudik atau nggak. Ini karena ayah mendadak sakit bahkan harus dirawat di RS. Beruntung masalahnya cepat teratasi dan ayah hanya menginap dua hari semalam di RS.

Lewat tengah malam, menjelang jam tahajud, gue yang baru OL belum tidur. Ibu telepon dan meminta gue harus pulang pagi itu. Nggak punya pilihan, gua pun bersiap pulang. Gua langsung beberes beberapa baju dan perlengkapan yang harus gue bawa. Tidur? Dengan terpaksa gue melupakan hal satu itu. Artinya hari itu gue belum tidur sama sekali.

Gue balik naik kereta pagi itu. Setengah lima, gue dijemput adik dan diantar ke stasiun. Sampai sana, antrian panjang sudah menunggu. Beruntung gue masih kebagian tiket dan bisa naik kereta. Dua jam perjalanan pun gue manfaatkan buat tidur. Meski bisa ditebak sih, nggak bakalan nyenyak sama sekali. Apalagi kereta lumayan padat.
Sampai di kutoarjo, gue nggak langsung naik bis. Gue sempatkan sarapan. Ya, secara belum ada makanan sama sekali yang masuk perut gue pagi itu. setelah makan, gue baru naik bis dan tiga jam kemudian sampai purwokerto. Gue sengaja lewat purwokerto, karena malas naik bis putus2, lantaran siang dan panas. Di purwokerto, sayangnya gue masih harus menunggu lama. Lantaran bis yang gue pilih belum juga berangkat. Gue sampai rumah jam 4an lewat.
Setelah mampir rumah sebentar, gue bareng ibu dan adek yg kecil balik ke RS. Disana ayah dirawat. Beruntung mereka udah dapat kamar. Soalnya dari pagi mereka belum dapat kamar. Alhamdulillah, keadaan ayah nggak parah2 amat. Persoalan udah teratasi. Tinggal pemulihan aja. Dan yang bikin kejutan, ternyata adek gue nyusul pulang. Setelah kuliah paginya, dia langsung ngacir pulang naik motor. Hfth.
Hari berikutnya idul Adha. Keluarga gue ikut lebaran hari Sabtu. Tapi karena lagi nggak shalat, gue akhirnya nemenin ayah sementara ibu dan adek pulang beberes rumah. Dan siangnya, ayah akhirnya diijinkan pulang.
Kita ngumpul lagi seperti biasa. Rumah pun kembali ramai. Apalagi Susana libur idul Adha lumayan asyik.
Yep, setiap kejadian pasti ada hikmahnya emang yah. Mungkin ini cara Allah untuk membuat kami berkumpul sejenak di tengah hiruk pikuk kesibukan. Merasakan pelukan hangat dan senyuman di tengah keluarga. Hmmm … dan gue … enggan berangkat lagi, hihihi
Rumah dan Idul Adha Rumah dan Idul Adha Reviewed by Bening Pertiwi on Oktober 06, 2014 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.